News Detail

NasDem Jakarta Barat Isi Ramadan dengan Dialog Kebangsaan

NasDem Jakarta Barat Isi Ramadan dengan Dialog Kebangsaan

  • 04 Juni 2018
  • 12
  • NasDem Jakarta Barat

JAKARTA, (5 Juni): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Jakarta Barat (Jakbar) mengisi bulan suci Ramadan dengan menyelenggarakan dialog interaktif membahas wawasan kebangsaan di Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari Jalan Semanan No. 188, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (3/6). 


Dialog yang dikemas dengan tema “Generasi Muda dan Wawasan Kebangsaan” ini dipandu langsung oleh Ketua NasDem Jakarta Barat Abdul Azis Muslim bersama Letkol Inf. Drs. H. Abdul Kohar, M.Si., sebagai pembicara utama.


FOTO SELENGKAPNYA : NasDem Jakarta Barat Isi Ramadan dengan Dialog Kebangsaan

 

Di hadapan sedikitnya 200 peserta yang didominasi oleh kalangan remaja ini Abdul Azis Muslim menyampaikan bahwa dialog antar generasi yang membahas wawasan nusantara secara kekinian ini menjadi penting untuk dilaksanakan.

 

“Pada era keterbukaan dan digital saat ini tentu kita harus dapat menangkap perkembangan dan perubahan karakter bangsa,” katanya.

 

Saat ini, menurut Abdul Azis Muslim kemampuan deteksi dini dan cegah tangkal pun harus dimiliki masyarakat, terutama generasi muda kita yang populer disebut generasi milenial, dalam menghadapi budaya asing yang berlawanan dengan Pancasila.

 

Abdul Azis berharap dengan hadirnya kegiatan seperti ini dapat memberikan pengetahuan mendalam kepada para peserta.

 

“Harapannya para peserta dapat mengaplikasikan segala materi yang didapatkan dari dialog interaktif wawasan Kebangsaan, tidak hanya dalam tindakan belajar maupun juga dalam kehidupan bersosialiasi dengan lainnya,” pungkasnya

 

Selain Pancasila, dikatakan Letkol Inf. Drs. H. Abdul Kohar, M.Si terdapat tiga konsensi lainnya yang juga harus dipahami dan tertanam di hati para generasi muda yakni UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan materi pendidikan kebangsaan, dengan cara pemberian sosialisasi ini. Sehingga diharapkan para siswa dapat lebih mengerti apa sebenarnya makna dari wawasan kebangsaan tersebut,” terangnya.(*)