News Detail

Ahmad M Ali Dikukuhkan Sebagai Tadulako Tampo Behoa

Ahmad M Ali Dikukuhkan Sebagai Tadulako Tampo Behoa

  • 14 Maret 2019
  • 2098
  • NasDem Poso
  • Ahmad M Ali
  • Calon Legislatif



POSO (14 Maret): Komandan Pemenangan Wilayah Partai NasDem Sulawesi Tengah Ahmad M Ali, dikukuhkan sebagai Tadulako  (pemimpin) Tampo Behoa saat menyelenggarakan kampanye terbatas Partai NasDem di Behoa, Desa Doda, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (14/3).


Pengukuhan ini diawali dengan upacara adat Pepomahile sebagai wujud kegembiraan masyarakat Tampo Behoa atas kunjungan tokoh nasional di wilayah mereka. 


Upacara adat itu, ditandai dengan penyerahan seekor ayam putih, beras putih, lima butir telur dan minuman saguer (Tuak) sebagai simbol kesucian hati warga Tampo Behoa menerima kunjungan Bendahara Umum DPP Partai NasDem itu.


Sebelumnya, saat memasuki Baruga, tempat diselenggarakan kampanye terbatas, calon anggota DPR RI Partai NasDem, Nomor Urut 1, Dapil Sulawesi Tengah itu bersama rombongan disambut meriah dengan musik bambu, membuat suasana semakin meriah. 


Dalam orasinya, Ahmad M Ali menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir di Kecamatan Lore Tengah dengan berbagai tantangan selama di perjalanan.


Ahmad Ali juga menyebut, bahwa kehadirannya di Kecamatan Lore Tengah, bukan sekadar mencari suara jelang pemilu. 

"Jika dihitung dengan suara, kehadiran saya di tempat ini boleh dibilang tekor. Tapi, saya bersyukur dengan hadir di sini, saya bisa tahu, ternyata masih ada daerah yang sangat tertinggal di negara yang usia kemerdekaannya sudah puluhan tahun lamanya ini," katanya.

Mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah itu juga memastikan bahwa apapun yang dilihatnya sejak dalam perjalanan hingga tiba di desa Doda, akan menjadi bahan perjuangannya di pusat kekuasaan di Jakarta.


Di akhir orasinya, Ahmad  Ali menyampaikan permohonan maafnya baik sebagai anggota DPR RI, maupun Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI karena daerah Behoa khususnya Kecamatan Lore Tengah, masih luput dari perhatiaannya pada periode pertama menjabat. 


Kampanye terbatas berakhir dengan sesi dialog dan hiburan bersama Sarah, hingga di penghujung acara.(*)