News Detail

Putu Artha Bidik Kursi Ke Tujuh dari Sulteng

Putu Artha Bidik Kursi Ke Tujuh dari Sulteng

  • 18 April 2019
  • 2574
  • NasDem Sulteng
  • Putu Artha

BANGGAI (18 April): Hasil hitung cepat lembaga survei Indobarometer menyebut NasDem menjadi jawara di Provinsi Sulawesi Tengah dengan torehan 30,24%.


Raihan hasil tersebut menurut Ketua Komisi Saksi NasDem (KSN) yang juga ikut dalam perhelatan Pemilu Legislatif 2019, I Gusti Putu Artha berpotensi akan terus meroket lantaran ada enam kecamatan yang saat ini sedang pencoblosan di Banggai setelah sebelumnya sempat tertunda.


Menurut Putu potensi NasDem untuk meraih angka sangat signifikan karena daerah tersebut merupakan basis krama Bali sebagai transmigran yang ada di empat kecamatan.


Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 5 ini meyakini partainya nanti mendapat tambahan dua hingga tiga persen suara maka peluang dirinya mendapat kursi ke tujuh DPR RI dari dapil Sulteng sangat terbuka.


Mantan Komisioner KPU ini mengatakan partainya punya tiga kekuatan basis massa dimana dia termasuk salah satu di dalamnya dan kader-kader terbaik NasDem di Dapil Sulteng.


Menurut Putu dua calon telah berpotensi kuat duduk di Senayan sehingga dengan perolehan suara partai saat ini sebesar 30,24% hanya membutuhkan tambahan 2-3% akan menambah jumlah kursi NasDem.


"Ada enam kecamatan saat ini sedang pencoblosan di Banggai, dan itu angkanya sangat signifikan karena basis krama Bali sebagai transmigran ada di empat kecamatan. Jika dapat mengkerek 2-3% ke NasDem maka peluang saya relatif besar untuk menduduki kursi ke tujuh dapil Sulteng atau ketiga dari NasDem," terangnya, Kamis (18/4).

Kendati demikian, kata dia jalan untuk menuju Senayan baginya tetap terbuka. Pasalnya salah satu dari dua calon kuat NasDem di Sulteng memiliki elektabilitas tinggi hingga diproyeksikan akan mencalonkan diri sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur.


Kata Putu, apabila terpilih, maka kesempatan untuk mengabdi di DPR hanya tinggal menunggu keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) partai saja. 


"Jadi tinggal menunggu waktu bulan Januari atau Februari 2020 saja. Disitulah kita bisa masuk lewat PAW nanti," tandasnya.(*)